Tanjung Baru – Dalam upaya strategis mencegah anemia pada remaja putri dan mendukung program pencegahan stunting, UPT Puskesmas Tanjung Baru memberikan Tablet Tambah Darah (TTD) secara gratis kepada siswi SMP Negeri 1 Tanjung Baru. Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Aksi Bergizi yang dilaksanakan pada Jumat, 7 November 2025.
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Camat Tanjung Baru, Bapak Yoghi Alfinder, yang hadir untuk memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif kesehatan ini. Pelaksanaan pemberian TTD dilakukan setelah serangkaian aktivitas fisik berupa senam bersama dan makan bergizi, yang melibatkan seluruh peserta.
Dalam sambutannya, Camat Tanjung Baru menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya Aksi Bergizi di SMPN 1 Tanjung Baru. “Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran remaja putri mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat. Kelompok ini merupakan yang paling rentan terhadap dampak anemia, sehingga memerlukan perhatian khusus,” ujar Yoghi Alfinder.
Beliau menekankan bahwa pemberian TTD tidak hanya penting untuk mencegah anemia, tetapi juga memiliki dampak jangka panjang dalam pencegahan stunting. “Remaja putri hari ini adalah calon ibu di masa depan. Membiasakan hidup sehat sejak dini akan berpengaruh positif terhadap kesehatan generasi mendatang,” tambahnya.
Yoghi Alfinder juga mengingatkan para siswa untuk senantiasa menerapkan nilai-nilai budaya Minangkabau yang berlandaskan Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK). “Menjaga kesehatan harus sejalan dengan menjaga nilai-nilai agama dan adat sebagai pedoman hidup,” pesannya.
Secara terpisah, Kepala UPT Puskesmas Tanjung Baru, Ibu Nahdatun Nasyiah, menjelaskan bahwa Aksi Bergizi dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan menciptakan literasi kesehatan di sekolah mengenai pentingnya sarapan bergizi, aktivitas fisik, serta pemberian TTD yang disertai pemeriksaan hemoglobin bagi remaja putri.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menurunkan angka anemia pada remaja putri di Kabupaten Tanah Datar sekaligus mencegah stunting. Dampaknya, kita dapat mewujudkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ungkap Nahdatun Nasyiah.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat memantik komitmen bersama dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk lintas sektor, untuk berkolaborasi aktif dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kesehatan remaja.
